Cara Mengenali Beda Ayam Kampung dan Ayam Broiler

- Sabtu, 7 Mei 2022 | 11:32 WIB
Ayam kampung (bawah) dan ayam broiler. (ayu)
Ayam kampung (bawah) dan ayam broiler. (ayu)

TangerangRaya.id - Daging ayam kampung maupun broiler (negeri) sama-sama memiliki kelebihan dan kekurangan, baik dari segi harga maupun rasa.

Daging ayam kampung harganya lebih mahal, namun rasanya juicy walaupun tidak tebal. Sementara daging ayam broiler harganya lebih terjangkau, dagingnya tebal, tapi  rasanya tidak se-juicy ayam kampung.

Sebenarnya kedua jenis daging ayam ini sama-sama bisa dipertukarkan, artinya masakan yang memakai daging ayam kampung bisa diganti dengan ayam broiler. Begitu juga sebaliknya. Namun, untuk urusan kualitas, tetap daging ayam kampung juaranya.

Baca Juga: Apa Bedanya Oat, Havermut, Gandum dan Terigu?

Sifat kedua daging ini unik. Daging ayam kampung bila dimasak dalam waktu lama menjadi empuk, lepas dari tulangnya, serat dagingnya akan terburai lembut, dan kaldunya gurih lembut, kental dan lengket.

Sementara daging ayam broiler bila dimasak dalam waktu lama akan menjadi kaku dan keras. Pemasakan yang lebih lama bisa membuat daging terlepas dari tulang, namun tidak terburai lembut seperti daging ayam kampung. Kaldunya pun tidak segurih kaldu ayam kampung dan aromanya sedikit anyir.

Terkadang orang masih bingung dalam membedakan antara ayam kampung dan ayam broiler. Padahal, sebenarnya mudah saja untuk membedakan kedua jenis daging ayam ini.

Baca Juga: Cara Enak Mengonsumsi Rolled Oat dan Oat Instan

Ciri-ciri fisik yang membedakan ayam kampung dan ayam broiler adalah:

  • Ayam kampung memiliki ruas badan yang lebih panjang dibanding ayam broiler. Hal ini jelas terlihat pada paha (drumstick) dan sayapnya.
  • Daging ayam kampung cenderung lebih tipis dibanding ayam broiler dan warnanya lebih gelap dibanding ayam broiler.
  • Tulang dada ayam kampung lebih menonjol dibanding ayam broiler karena dagingnya lebih tipis, dan kulitnya agak keriput.
  • Kulit ayam kampung tidak selicin dan mengilap seperti ayam broiler, dan pori-porinya terlihat menonjol. Kulit kakinya pun umumnya berwarna hitam dan tidak kuning seperti ayam broiler.***

Editor: Saptorini

Sumber: tangerangraya.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ikan Kayu Masakan Khas Aceh

Rabu, 25 Mei 2022 | 19:31 WIB

Resep Sambal Ikan Roa

Rabu, 25 Mei 2022 | 18:57 WIB

Resep Punch Markisa

Rabu, 25 Mei 2022 | 08:58 WIB

Resep Sambal Gandaria, Masam Pedasnya Nendang

Rabu, 25 Mei 2022 | 08:50 WIB

Apa Sih Buah Amandel Itu?

Selasa, 24 Mei 2022 | 21:13 WIB

Gandaria, Buah dan Daun Sama Enaknya

Selasa, 24 Mei 2022 | 20:56 WIB

Resep Tumis Sawi Hijau Bumbu Terasi

Selasa, 24 Mei 2022 | 08:53 WIB

Abalon Kerang Lezat yang Harganya Selangit

Senin, 23 Mei 2022 | 22:20 WIB

Artichoke, Sayuran Bunga dari Sisilia

Senin, 23 Mei 2022 | 21:20 WIB

Tepung Umbi Garut Bebas Gluten Baik untuk MPASI

Senin, 23 Mei 2022 | 20:05 WIB

Ampo Camilan dari Tanah Liat

Senin, 23 Mei 2022 | 19:17 WIB

Dua Metode Pembuatan Bolu Gulung

Sabtu, 21 Mei 2022 | 18:05 WIB

Resep Oseng Buncis Udang

Sabtu, 21 Mei 2022 | 17:46 WIB

Buttermilk Bikin Roti Lembut dan Harum

Sabtu, 21 Mei 2022 | 17:10 WIB

Resep Kue Bapel, Waffle dengan Kearifan Lokal

Rabu, 18 Mei 2022 | 23:26 WIB

Resep Zuppa Soup

Rabu, 18 Mei 2022 | 15:03 WIB

7 Tips Antigagal Membuat Roti

Rabu, 18 Mei 2022 | 14:47 WIB

Resep Shokupan, Roti Tawar Khas Jepang

Senin, 16 Mei 2022 | 22:52 WIB

Shokupan, Roti Tawar Jepang yang Super Lembut

Senin, 16 Mei 2022 | 22:38 WIB
X