• Jumat, 1 Juli 2022

Ada Enam dari 10 Anak Terpapar Konten Berisiko secara Online

- Rabu, 13 April 2022 | 19:43 WIB
Jumlah kejahatan dunia maya terhadap anak-anak meningkat lima hingga sembilan persen setiap tahun.  (Instagram gonea_to_paidi)
Jumlah kejahatan dunia maya terhadap anak-anak meningkat lima hingga sembilan persen setiap tahun. (Instagram gonea_to_paidi)

TangerangRaya.id - Baru-baru ini sebuah hasil penelitian yang dilakukan oleh Surfshark, sebuah perusahaan jasa keamanan siber, dirilis.

Hasil studi mereka memperlihatkan, enam dari 10 anak yang berusia antara delapan hingga 12 tahun terpapar konten berisiko secara online.

Studi yang dilakukan Surfshark juga memperlihatkan jumlah kejahatan dunia maya terhadap anak-anak meningkat tajam setiap tahun dan terjadi lonjakan tajam saat diberlakukannya pembelajaran secara online akibat pandemi Covid-19.

Baca Juga: Begini Caranya agar Anak Aman Berselancar di Internet

Satu dari dua anak menghadapi perundungan siber dan sekitar sepertiganya mengalami phishing atau peretasan.

Di Amerika Serikat (AS), sekitar 12 juta anak terpapar konten berisiko dunia maya dalam tiga tahun terakhir.

Hasil studi juga menyebutkan bahwa mendidik anak-anak tentang keamanan internet dapat mencegah konsekuensi negatif ini.

Baca Juga: APJII Gandeng Biznet Rilis Layanan Internet Indonesia Exchange Pertama di Luar Jakarta

Lebih lanjut Surfshark menyebutkan, anak-anak di negara-negara Asia-Pasifik memiliki keterampilan manajemen risiko online yang lebih baik daripada anak-anak di negara-negara berpenghasilan tinggi.

Halaman:

Editor: Josep Lopiwudhi

Sumber: Gadget360

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ini Message Timer Fitur Anyar dari WhatsApp

Minggu, 12 Juni 2022 | 12:36 WIB

Ini Tab Google TV Pengganti Google Film & TV

Rabu, 1 Juni 2022 | 08:47 WIB

Hati-Hati Penipuan Lewat WhatsApp dan Kode QR

Kamis, 26 Mei 2022 | 23:06 WIB

Facebook Tutup Beberapa Fitur Berbasis Lokasi

Sabtu, 7 Mei 2022 | 09:47 WIB

Apa Itu Ransomware?

Selasa, 3 Mei 2022 | 21:43 WIB
X