Target Selesai Dibangun April 2023, Sodetan Ciliwung Diharapkan Bisa Kurangi Debit Banjir Sungai Ciliwung

- Selasa, 24 Januari 2023 | 19:22 WIB
Presiden Joko Widodo meninjau Proyek Sodetan Ciliwung yang  berfungsi untuk mengalirkan sebagian debit banjir Sungai Ciliwung menuju Kanal Banjir Timur (KBT) dan Kali Cipinang. (Kementerian PUPR)
Presiden Joko Widodo meninjau Proyek Sodetan Ciliwung yang berfungsi untuk mengalirkan sebagian debit banjir Sungai Ciliwung menuju Kanal Banjir Timur (KBT) dan Kali Cipinang. (Kementerian PUPR)

Tangerangraya.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dan Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menyaksikan pekerjaan breakthrough line atau pengeboran terakhir untuk menyambungkan pipa terowongan proyek sodetan Sungai Ciliwung di Jakarta, Selasa (24/1/2023).

Pembangunan sodetan Ciliwung berupa terowongan sepanjang 1.268 meter dengan dua jalur pipa masing-masing berdiameter 3,5 meter, berfungsi untuk mengalirkan sebagian debit banjir Sungai Ciliwung menuju Kanal Banjir Timur (KBT) dan Kali Cipinang.

Presiden Jokowi mengatakan proyek sodetan Sungai Ciliwung merupakan bagian dari rencana induk sistem pengendalian banjir (flood control) Ibu Kota Jakarta dari hulu hingga hilir.

Di bagian hulu telah diselesaikan pembangunan dua bendungan kering (dry dam) di Kabupaten Bogor, yakni Bendungan Ciawi dengan kapasitas tampung 6,05 juta m3 dan Bendungan Sukamahi berkapasitas tampung 1,7 juta m3.

Baca Juga: Keren! Pengendali Banjir Cekungan Bandung Jadi Destinasi Wisata dan Olahraga Warga

"Di atas sudah selesai dua bendungan, sekarang di bawah juga harus ditangani yang sebentar lagi selesai."

"Kita harapkan Insya Allah April 2023 sodetan Ciliwung selesai dan akan dapat mengurangi banyak sekali lahan banjir yang ada di Jakarta," kata Presiden Jokowi.

Menurut Presiden Jokowi, sodetan Ciliwung apabila dibuka dalam kondisi Siaga 4 dapat mengurangi debit banjir Sungai Ciliwung sebesar 33 m3 per detik, sementara pada Siaga 1 dapat mengurangi 63 m3 per detik.

"Kalau ini tinggal urusannya tentang pompa, normalisasi Sungai Ciliwung dan 12 Sungai lain yang melintasi Jakarta seperti Kali Mookervaart, Kali Pasanggrahan, Kali Angke, Kali Cipinang dan sebagainya juga harus dinormalisasi kalau kita ingin Jakarta tidak banjir, plus di Utara dengan tanggul pantai dan giant sea wall," kata Presiden Jokowi dalam keterangan persnya.

Halaman:

Editor: Josep Lopiwudhi

Sumber: tangerangraya.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Presiden Jokowi Siap Hentikan Ekspor Tembaga Mentah

Rabu, 1 Februari 2023 | 23:20 WIB

Jalan Tol Semarang – Demak Seksi 2 Siap Beroperasi

Sabtu, 21 Januari 2023 | 21:59 WIB

Terpopuler

X