• Minggu, 14 Agustus 2022

Sebanyak 80 Persen Ternak Terjangkit PMK di Tangerang Kini Sembuh

- Rabu, 29 Juni 2022 | 09:15 WIB
Bupati Tangerang Ahmed Zaki meninjau vaksinasi PMK di Desa Cikareo, Kecamatan Solear, Kabupateng Tangerang.  (tangerangkab.go.id)
Bupati Tangerang Ahmed Zaki meninjau vaksinasi PMK di Desa Cikareo, Kecamatan Solear, Kabupateng Tangerang. (tangerangkab.go.id)

TangerangRaya.id - Berkat vaksinasi PMK yang gencar dilakukan di Kabupaten Tangerang, saat ini sekitar 80 persen hewan ternak yang terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dinyatakan sembuh.

Karena itulah Bupati Tangerang Ahmed Zaki berharap, para peternak mau melakukan vaksinasi bagi hewan ternak miliknya secara menyeluruh.

"Mudah-mudahan nanti program ini bisa berlanjut terus untuk meminimalisir penyebaran virus PMK dan juga meningkatkan daya imunitas hewan ternak di Kabupaten Tangerang, ini yang paling penting," ungkap Bupati Zaki, saat meninjau pelaksanaan vaksinasi PMK di Desa Cikareo, Kecamatan Solear, belum lama ini.

Baca Juga: Lebih Rendah dari Nasional, Angka Stunting Kota Tangerang Kini 15,3 Persen

Tak lupa Zaki mengingatkan para pemilik lapak hewan kurban, agar segera melaporkan apabila menemukan suspek PMK pada ternak mereka kepada instansi terkait.

Menurutnya masih ada waktu untuk memberikan obat dan memantai perawatan hewan ternak, agar pada saat pelaksanaan kurban hewan-hewan tersebut sudah benar-benar sehat.

"Berdasarkan data saat ini yang terkena sudah 502 di Kabupaten Tangerang, yang sudah sembuh 80 persen, sekitar 400 lebih. Dan tidak ada yang mati di Kabupaten Tangerang akibat PMK," ungkapnya.

Baca Juga: DPR akan Segera Mengkaji Wacana Legalisasi Ganja Medis

Dalam kesempatan itu Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten Agus M. Tauchid yang hadir mendampingi Bupati, mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pertanian yang sudah memberikan dosis vaksin darurat tahap awal.

"Kami Pemerintah Provinsi Banten sangat terbantu dengan adanya vaksin darurat. Ini ikhtiar kita hari ini, bersama-sama dengan Bupati Tangerang. Kita pastikan bahwa ikhtiar pemerintah ingin memberikan rasa nyaman dan aman bagi hewan ternak yang ada di pedagang dan peternak agar kita bisa menikmati Idul Adha dalam keadaan yang selamat dan sehat," kata Agus.

Halaman:

Editor: Saptorini

Artikel Terkait

Terkini

Menko PMK Serukan Aksi Nyata Ayo Berkoperasi

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 17:14 WIB

Regulasi Baru, Tarif Ojek Online Bakal Naik

Selasa, 9 Agustus 2022 | 09:17 WIB
X