• Jumat, 1 Juli 2022

Antisipasi Lonjakan Covid-19, DPR Minta Pemerintah Awasi Kegiatan Skala Besar

- Kamis, 23 Juni 2022 | 21:22 WIB
Anggota Komisi IX DPR RI Arzeti Bilbina (dpr.go.id)
Anggota Komisi IX DPR RI Arzeti Bilbina (dpr.go.id)

TangerangRaya.id - Pemerintah melalui Satuan Tugas Penanganan Covid-19 baru saja mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 20 Tahun 2022, yang berisi aturan pelaksanaan kegiatan berskala besar.

Skala besar tersebut artinya acara dihadiri lebih dari 1.000 orang secara fisik dalam satu waktu tertentu.

Untuk kegiatan skala besar, Pemerintah mewajibkan pelaku kegiatan sudah mendapatkan vaksin booster Covid-19 atau vaksin dosis ke-3.

Baca Juga: Kasus Covid-19 Melonjak DPR Ingatkan Jangan Lengah

Anggota Komisi IX DPR RI Arzeti Bilbina pun berharap pemerintah secara ketat mengawasi penerapan aturan baru tersebut, apalagi beberapa waktu belakangan terjadi peningkatan kasus Covid-19.

Ia meminta pemerintah melakukan antisipasi penyebaran subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 yang sudah mulai banyak ditemukan di berbagai daerah.
 
"Komisi IX DPR mendorong pemerintah mengawal ketat pelaksanaan kegiatan berskala besar, khususnya dengan tingginya angka penambahan kasus Covid-19 di Tanah Air saat ini,” kata Arzeti dalam keterangan pers, Kamis (23/6/2022).

Baca Juga: Kasus Covid-19 Meningkat di Beberapa Negara, Luhut Minta Warga Lakukan Vaksinasi Lengkap hingga Booster

Pemerintah melalui Satgas Penanganan Covid-19 dan para stakeholder lainnya, tambahnya,  harus memastikan tidak ada pelanggaran aturan dari setiap kegiatan berskala besar, termasuk semua aturan penyelenggaraan acara lainnya harus dipenuhi panitia.
 
Legislator daerah pemilihan (dapil) Jawa Timur I itu juga mengingatkan agar anak usia 6-17 tahun yang mengikuti kegiatan berskala besar harus sudah mendapatkan vaksin Covid-19 minimal dosis kedua. Hal itu sesuai dengan aturan pada SE terbaru dari Satgas Penanganan Covid-19.
 
“Anak dengan usia di bawah 6 tahun dan orang yang tidak dapat menerima vaksin karena kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid kami imbau agar tidak menghadiri kegiatan berskala besar untuk menghindari potensi penularan Covid. Ini penting sebagai pencegahan terjadinya kembali gelombang Covid-19 mengingat saat ini penyebaran subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 sudah cukup masif. Kita harus memastikan anak-anak dan keluarga kita terlindungi dari Corona,” imbuh politisi PKB ini.

Baca Juga: Negara ASEAN Akui Sertifikat Vaksin Covid-19 di Aplikasi PeduliLindungi
 
Meski penambahan kasus subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 diprediksi melandai kembali setelah Juli, Arzeti mengatakan
setiap upaya pencegahan harus dilakukan secara optimal.

Apalagi berdasarkan keterangan Satgas Penanganan Covid-19, kenaikan kasus saat ini mencapai 104 persen dengan penambahan lebih dari seribu kasus dalam 6 hari berturut-turut.
 
“Komisi IX DPR juga meminta Pemerintah terus melakukan akselerasi vaksin Covid-19, termasuk booster bagi masyarakat. Percepatan vaksinasi anak juga harus dilakukan sehingga daya tahan tubuh masyarakat meningkat di tengah meningkatnya ancaman penyebaran Covid-19,” paparnya.

Baca Juga: Siswi SMK Menjadi Korban Pelecehan Seksual di KRL
 
Arzeti juga meminta Pemerintah memastikan semua fasilitas kesehatan di daerah sudah siap apabila terjadi skenario terburuk yang menyebabkan munculnya gelombang baru Corona.

“Screening harus diperketat, dan siapkan langkah mitigasi jika kasus Covid-19 terus merangkak naik,” tegas Arzeti.
 
Kepada masyarakat Arzeti mengingatkan agar mewaspadai penyebaran virus Covid-19, dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas, khususnya di tempat-tempat yang melibatkan banyak orang.

Halaman:

Editor: Saptorini

Sumber: tangerangraya.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Wapres Bangga dengan Wajah Baru Sarinah

Kamis, 30 Juni 2022 | 22:45 WIB

EBET Dibutuhkan untuk Menunjang Pembangunan

Rabu, 29 Juni 2022 | 21:50 WIB
X