• Jumat, 1 Juli 2022

Indonesia dan Rusia Segera Wujudkan Kerja Sama Jaminan Produk Halal

- Selasa, 21 Juni 2022 | 23:40 WIB
Pertemuan Indonesia dan Rusia untuk segera mewudukan kerja sama di bidang Jaminan Produk Halal. (kemenag.go.id)
Pertemuan Indonesia dan Rusia untuk segera mewudukan kerja sama di bidang Jaminan Produk Halal. (kemenag.go.id)

TangerangRaya.id - Pemerintah Indonesia dan Rusia mengadakan pertemuan, yang masing-masing diwakili Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama Muhammad Aqil Irham dan Kepala Federal Accreditation Service Rusia Nazarii Skrypnik, di Kantor BPJPH, Senin (20/6/2022), guna mematangkan kerja sama terkait Jaminan Produk Halal (JPH).

Aqil Irham menjelaskan bahwa kebijakan halal di Indonesia saat ini sudah menjadi mandatori, bukan lagi voluntari. Aqil pun memberikan apresiasi atas antusiasme Rusia untuk merealisasikan kerja sama JPH tersebut.

Baca Juga: Peluang Indonesia Tembus Pasar Produk Halal Kanada

“Perjanjian kerja sama dengan Rusia ini membantu kami (Indonesia) untuk terus mensosialisasikan kewajiban sertifikasi halal, hal ini (MoU) sangat memungkinkan untuk segera kita lakukan,” terang Aqil, di Ruang Rapat Lantai 2, Gedung Halal.

Berdasarkan data BPJPH, hingga 20 Juni 2022 sudah ada 88 Lembaga Halal Luar Negeri (LHLN)  dari 35 negara yang mendaftar pada laman ptsp.halal.go.id.

Nazarii Skrypnik menegaskan bahwa Rusia pun menginginkan kerja sama JPH ini segera terlaksana.

Baca Juga: Indonesia Undang 13 Negara untuk Sosialisasi Sertifikasi Halal

"Rusia merupakan salah satu dari 5 negara teratas eksportir produk halal di dunia. Rusia ingin mengetahui secara detail bagaimana proses MoU (Memorandom of Understanding) dan MRA (Mutual Recognition Agreements) Jaminan Produk Halal di Indonesia dan kami berharap dapat dilakukan sesegera mungkin,” jelas Nazarii.

Ditambahkan oleh Direktur Jenderal Departemen Kerjasama Ekonomi Multilateral dan Proyek Khusus, Kementerian Pembangunan Ekonomi Federasi Rusia Natalia Stapran, bahwa Rusia selama ini telah mengekspor daging dan produk pertanian ke negara-negara Organisasi Kerja Sama Islam (OKI). Rusia melihat adanya potensi pasar yang besar di Asia Tenggara khususnya Indonesia.

Baca Juga: UMKM Perlu Dukungan Sertifikasi Halal

Halaman:

Editor: Saptorini

Sumber: tangerangraya.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Wapres Bangga dengan Wajah Baru Sarinah

Kamis, 30 Juni 2022 | 22:45 WIB

EBET Dibutuhkan untuk Menunjang Pembangunan

Rabu, 29 Juni 2022 | 21:50 WIB
X