• Minggu, 14 Agustus 2022

Efisiensi Pertamina Capai 2,2 Miliar Dolar AS

- Senin, 20 Juni 2022 | 22:59 WIB
Pertamina menerapkan program optimalisasi biaya di seluruh grup Pertamina.  (bumn.go.id)
Pertamina menerapkan program optimalisasi biaya di seluruh grup Pertamina. (bumn.go.id)

TangerangRaya.id - Di tengah tantangan harga minyak mentah yang terus melambung, PT Pertamina (Persero) memperkuat strategi keuangan dan upaya operasional guna meningkatkan efisiensi di seluruh lini bisnis, baik holding maupun subholding mulai dari hulu, pengolahan sampai hilir.

Dari strategis bisnis tersebut, selama tahun 2021 Pertamina berhasil melakukan optimalisasi biaya sebesar US$ 2,21 miliar, yang diperoleh dari program penghematan biaya (Cost Saving ) US$1,36 miliar, penghindaran biaya (Cost Avoidance) sebesar US$ 356 juta serta tambahan pendapatan (Revenue Growth) sekitar US$ 495 juta.

Direktur Keuangan Pertamina, Emma Sri Martini menjelaskan, Pertamina mengembangkan berbagai kebijakan dan strategi bisnis dari sisi keuangan maupun operasional sebagai upaya menghadapi tantangan harga minyak dunia yang melonjak signifikan.

Baca Juga: DPR Apresiasi Kesediaan Pertamina Berbagi Beban APBN

Dari sisi finansial, Pertamina menerapkan program optimalisasi biaya di seluruh Pertamina Group yang meliputi penghematan biaya (Cost Saving), penghindaran biaya (Cost Avoidance), dan peningkatan pendapatan.

Paralel dengan upaya penghematan, Pertamina juga menjalankan program lindung nilai (hegding) untuk manajemen risiko pasar.

Selain itu, perseroan juga melakukan sentralisasi pengadaan, prioritas belanja modal dan manajemen aset dan liabilitas untuk menurunkan biaya atau beban bunga (cost of fund).

Baca Juga: Komut Pertamina Berharap Digitalisasi di WK Rokan Dorong Optimalisasi Biaya

“Kami berupaya mengoptimalkan seluruh biaya serta mengelola aspek finansial perusahaan, agar dapat menekan biaya termasuk memprioritaskan proyek-proyek yang memiliki hasil cepat,” ungkapnya.

Selain memperketat finansial, Pertamina juga menerapkan strategi operasional dalam rangka meningkatkan pendapatan yang sebagian besar dijalankan oleh anak usaha yakni enam subholding.

Halaman:

Editor: Saptorini

Sumber: tangerangraya.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Menko PMK Serukan Aksi Nyata Ayo Berkoperasi

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 17:14 WIB

Regulasi Baru, Tarif Ojek Online Bakal Naik

Selasa, 9 Agustus 2022 | 09:17 WIB
X