Menlu RI Retno Marsudi Hadiri Pertemuan Menlu G7 dan Bilateral dengan Menlu AS

- Sabtu, 14 Mei 2022 | 19:27 WIB
Menlu RI Retno Marsudi mengadakan pertemuan bilateral dengan Menlu AS Anthony Bliken. (kemlu.go.id)
Menlu RI Retno Marsudi mengadakan pertemuan bilateral dengan Menlu AS Anthony Bliken. (kemlu.go.id)

TangerangRaya.id - Menlu RI Retno Marsudi menghadiri pertemuan Menteri Luar Negeri G7 secara daring, dalam kapasitas Indonesia sebagai Presiden G20, pada Jumat (13/5/2022).

Kehadirannya tersebut untuk memenuhi undangan Jerman yang memegang presidensi G7 tahun ini.

Ini merupakan pertemuan pertama presidensi G20 dengan G7 secara kelompok (tingkat Menlu). Sebelumnya, engagement dilakukan dengan masing-masing negara anggota G20, baik dari G7 maupun non G7.

Baca Juga: Presiden Sampaikan Pentingnya Stabilitas dan Kemakmuran Kawasan
 
Pertemuan tersebut membahas dua isu penting, yaitu isu ketahanan pangan akibat perang di Ukraina dan isu G20. Terkait isu ketahanan pangan, Menlu RI menyampaikan bahwa perang di Ukraina telah berdampak pada ketahanan pangan global.

Dampak ini sangat dirasakan, terutama oleh negara berkembang. Karena itu, upaya harus dilakukan agar isu kelangkaan dan harga pangan yang tinggi dapat dicegah, termasuk tidak memasukkan pangan dalam sanksi.

Dalam kaitan ini, Indonesia juga mengingatkan mengenai pentingnya pupuk, sebagai bagian upaya menjaga ketahanan pangan.

Baca Juga: Tim Dayung Indonesia Dulang Delapan Emas

Terkait G20, negara-negara G7 memahami situasi kompleks dan sulit yang dihadapi saat ini, dan semua memberikan dukungan terhadap presidensi Indonesia.
 
Pertukaran pandangan antara Menlu RI dan Menlu G7 dalam pertemuan tersebut berjalan sangat positif. Tidak ada satu pun yang menginginkan G20 terpecah, dan diskusi dilaksanakan dengan spirit untuk mencari solusi terhadap situasi yang tidak mudah saat ini.
 
Menlu Retno juga menyampaikan undangan kepada para Menlu G7 untuk hadir pada pertemuan Menlu G20 di Bali pada bulan Juli 2022, untuk melanjutkan diskusi secara terbuka dan konstruktif.

Baca Juga: Vito Jadi Penentu Kemenangan, Indonesia Melaju ke Final Piala Thomas
 
Pada hari yang sama, Menlu RI juga melakukan pertemuan bilateral dengan Menlu AS, Anthony Blinken untuk membahas kerja sama bilateral, regional, dan berbagai isu global yang menjadi perhatian bersama.
 
Menlu AS menyampaikan apresiasi atas peran dan kepemimpinan Indonesia baik sebagai koordinator kemitraan ASEAN-AS maupun kepemimpinan Indonesia di ASEAN dan beberapa isu global seperti Afghanistan.
 
Dalam kerja sama bilateral, kedua Menlu ini sepakat untuk meningkatkan kerja sama kesehatan, terutama dalam kerangka kesiapan menghadapi potensi pandemi di masa datang.

Baca Juga: Waspada! Ini nih Empat Ciri Akun Bank Bodong Pembobol Rekening
 
Indonesia dan Amerika Serikat menyambut baik peningkatan status kemitraan ASEAN-AS menjadi Kemitraan Strategis
Komprehensif.
 
Menlu AS menjelaskan mengenai inisiatif Indo-Pacific Economic Partnership (IPEF) yang akan diluncurkan dalam waktu dekat.

Indonesia mengharapkan IPEF dapat saling melengkapi dan bersinergi dengan implementasi prioritas kerja sama dalam ASEAN Oulook on the Indo-Pacific (AOIP).

Baca Juga: Ini yang Mesti Dilakukan setelah Mobil Lakukan Perjalanan Mudik yang Jauh
 
Dalam pembahasan isu global, kedua Menlu ini bertukar pandangan tentang situasi di Ukraina dan Afghanistan.***

Halaman:

Editor: Saptorini

Sumber: tangerangraya.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kacang Ercis Sebutan Jadul untuk Polong

Selasa, 24 Mei 2022 | 21:33 WIB

Legislator Imbau Masyarakat Papua Sambut DOB

Senin, 23 Mei 2022 | 19:04 WIB
X