Legislator Perlu Rapat Gabungan Entaskan Persoalan Tambang Pasir Laut

- Kamis, 12 Mei 2022 | 20:30 WIB
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Maman Abdurrahman saat kunjungan kerja ke BP Batam. (dpr.go.id)
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Maman Abdurrahman saat kunjungan kerja ke BP Batam. (dpr.go.id)

TangerangRaya.id - Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Maman Abdurrahman mengatakan permasalahan pertambangan pasir laut sudah cukup lama berlangsung.

Tak menutup kemungkinan Komisi VII bersama dengan komisi lainnya di DPR akan mengadakan rapat gabungan untuk membicarakan penyelesaian masalah tersebut.
 
Dalam kunjungan kerja (kunker) reses Komisi VII ke BP Batam, Maman beserta tim mengadakan pertemuan dengan berbagai pihak di Provinsi Kepulauan Riau membahas dan meninjau masalah pasir laut.

Baca Juga: Ini yang Mesti Dilakukan setelah Mobil Lakukan Perjalanan Mudik yang Jauh

"Kami melihat bahwa kisruh pasir laut ini lama sekali dari zaman dulu bertahun-tahun belum beres akhirnya disampaikan tadi (dalam forum) banyak yang dirugikan," ujarnya saat ditemui di Batam, Rabu (11/5/2022).
 
Menurut Maman, dalam situasi sekarang ini perlu dilakukan sebuah terobosan. Apalagi pasir laut diketahui menyimpan potensi ekonomi yang baik, dan sejalan dengan niat negara untuk melakukan percepatan atau peningkatan skala pendapatan negara.

"Tentunya tanpa harus mengabaikan aspek sosial kemasyarakatan dan lingkungan juga," sebutnya.

Baca Juga: Waspada! Ini nih Empat Ciri Akun Bank Bodong Pembobol Rekening
 
Sementara itu di tengah permasalahan tata kelola, potensi pendapatan dari pasir laut ini mandek. "Jadi kami hadir di sini untuk mendorong solusi. Bagaimana pemerintahan ada political will agar serius menyelesaikan permasalahan di tengah kondisi ada tarik-menarik kewenangan antara dua Kementerian, KKP dan Kementerian ESDM," terang Maman.
 
Dalam pertemuan di kunker reses ini, Legislator dapil Kalimantan Barat I itu memaparkan sempat ada usulan minimal dilangsungkannya rapat gabungan lintas komisi yang dapat diinisiasi oleh pimpinan DPR RI. Bahkan kata Maman, tidak menutup kemungkinan Komisi VII akan mendorong Pansus gabungan beberapa komisi terkait.

Baca Juga: Ini nih Lima Besar Kanal di YouTube yang Punya Subscriber Terbanyak
 
Selain itu, Maman mengatakan jika persoalan ini dapat terselesaikan, maka dampak ekonominya akan positif bagi daerah.

Dari pemaparan dalam pertemuan tersebut diketahui bahwa kebutuhan pasir laut untuk pengembangan di wilayah Batam sangat besar. Hal itu menjadi sedikit terhambat lantaran persoalan tata kelola pasir laut yang belum usai.***

Editor: Saptorini

Sumber: tangerangraya.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kacang Ercis Sebutan Jadul untuk Polong

Selasa, 24 Mei 2022 | 21:33 WIB

Legislator Imbau Masyarakat Papua Sambut DOB

Senin, 23 Mei 2022 | 19:04 WIB
X