Menuju Pemilu 2024, Begini Kondisi Ekonomi Indonesia

- Sabtu, 25 Maret 2023 | 13:55 WIB
DBS Asian Insights Forum 2023 memaparkan insights para pakar terkait bagaimana peristiwa politik menjadi salah satu faktor pendukung pertumbuhan berbagai sektor di Indonesia pascapandemi. (DBS)
DBS Asian Insights Forum 2023 memaparkan insights para pakar terkait bagaimana peristiwa politik menjadi salah satu faktor pendukung pertumbuhan berbagai sektor di Indonesia pascapandemi. (DBS)

Tangerangraya.id - Kondisi politik nasional dan pertumbuhan ekonomi merupakan dua hal yang saling memengaruhi.

Menjelang pemilihan umum (Pemilu) presiden dan legislatif pada Februari 2024 mendatang, pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan bergerak ke arah yang lebih positif.

Hal ini disebabkan oleh daya konsumsi masyarakat yang meningkat berkat adanya dorongan ketika mendekati masa Pemilu.

Data DBS Group Research mendapati Indonesia mencatatkan pertumbuhan yang baik pada 2022 dan diproyeksikan akan mencapai sekitar 5 persen pada tahun 2023 berkat kembalinya pendorong pertumbuhan utama menjadi seperti masa pra pandemi.

 Baca Juga: KPU Kota Tangerang Luncurkan Kampung Demokrasi untuk Edukasi Pemilu 2024

Bertajuk ‘Indonesia’s Pivotal Role to ASEAN Economy’, DBS Asian Insights Forum 2023 memaparkan insights para pakar terkait bagaimana peristiwa politik menjadi salah satu faktor pendukung pertumbuhan berbagai sektor di Indonesia pascapandemi.

Kegiatan ini dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia Airlangga Hartarto, Ekonom dan Mantan Menteri Keuangan Republik Indonesia Chatib Basri, Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanudin Muhtadi, serta Chief Economist and Managing Director DBS Bank Taimur Baig.

Di tengah melambatnya pertumbuhan ekonomi di mayoritas negara adidaya, Indonesia diperkirakan menjadi salah satu negara yang akan mencatatkan pertumbuhan ekonomi tertinggi.

“Hal yang membedakan Indonesia dengan negara-negara lainnya adalah kondisi ekonomi Indonesia tidak serta-merta bergantung pada perdagangan global."

"Meskipun volatilitas global berpotensi terjadi, Indonesia memiliki ketahanan ekonomi secara substansial karena adanya resistansi makro ekonomi dan finansial," tutur Managing Director & Chief Economist DBS Group Taimur Baig dalam keterangan persnya, Sabtu (25/3/2023).

 Baca Juga: Telkom Dongkrak Potensi Ekonomi Digital Indonesia

Berdasarkan atas survei yang dilakukan oleh Indikator Politik Indonesia, saat ini terdapat 34 nama yang menjadi kandidat calon presiden (capres) pada pemilu presiden (pilpres) 2024 mendatang.

Nama Ganjar Pranowo, Anies Baswedan, dan Prabowo Subianto sudah melekat di masyarakat selama setahun ke belakang, seperti yang diketahui, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan merupakan Gubernur di Jawa Tengah dan mantan Gubernur DKI Jakarta, sedangkan Prabowo Subianto merupakan merupakan Menteri Pertahanan Indonesia.

Ketiga calon kandidat tersebut memiliki basis dukungan yang sangat kuat, mendominasi 75 persen dukungan rakyat Indonesia dalam satu tahun terakhir.

Halaman:

Editor: Josep Lopiwudhi

Sumber: tangerangraya.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jokowisme  

Jumat, 26 Mei 2023 | 20:37 WIB
X